You can never please anybody in this world. 1. If you want/have to kill someone. 2. Had a plan B or C. 3. Make sure to look around you. (5...

 


You can never please anybody in this world.


1. If you want/have to kill someone.

2. Had a plan B or C.

3. Make sure to look around you. (5 times)

4. Make less noise.

5. All black suit.

6. A gun or whatever is up to you . 

        6.1. All guns are loaded. (always/careful)

        6.2  Keep your finger off the triger until your sight are on the target.

7. And execute them. (remember point 4)

        7.1. Be sure of your target and what is beyond it.

8. Clean all the place. (always make sure nothing is left)

        8.1. Make the little things count.

9. Bring the "body" and do whatever you want.

10. But please remember to annihilate it.

        10.1. This part it takes so much time.

        10.2. Any troubles?? remember (point 2)

11. Nothing happen unless you going back to your place.

12. Keep in your mind "I did this for a reason"

13. 3 or 5 times you doing it you'll know what's going on.

14. Make sure you had anything in your place before you doing it. (like food etc.)


Bonus:

1. Be patient with airport security. They are just doing their job.

2. Always say thanks to a bus driver or Mr. Taxi.


Philosophy of the World by The Shaggs

yang kuasa menjadi-jadi yang tiada dikoyak sepi lampu kota payung malam tak ada dingin yang menerjang jiwa-jiwa lusuh, kusut, dan berlumut g...

yang kuasa menjadi-jadi

yang tiada dikoyak sepi

lampu kota payung malam

tak ada dingin yang menerjang

jiwa-jiwa lusuh, kusut, dan berlumut


gang sempit ukiran bata

penuh coretan munir tiap harinya

lagi-lagi si munir yang nestapa

pertigaan sudut jalan

kaki dua, kaki tiga, kaki lima

semua bercengkrama


sang sarjana membusungkan dada

sang sarjana lupa dengan ibunya

sang sarjana pura-pura beragama

sang sarjana ingin berkuasa dengar-dengar


dia muda mengembara ilmu jauh dan tinggi

bapak ibu berharap khawatir

sertifikat tanah diuangkan

kambing dan sapi pun jadi tumbal

bersujud sang ibu kepada Nya

pikiran bapak yang suka berjudi dengan Nya


wujud nyata harmoni

simfoni ciptaan saiful bahri

seraut wajah berparas ibu

terdengar nyaring kering di rumah kecil bertingkat

sejenak malam itu semua termenung

menunduk malu dan rindu


https://www.youtube.com/watch?v=5xVqz_DPlwo&ab_channel=JonnyKemod 

Bunga Anyelir : Waktu yang tidak pernah berhenti Setiap apa yang kita katakan Akan menjadi pelajaran bagi yang mendegar Warisan yang...


Bunga Anyelir :

Waktu yang tidak pernah berhenti
Setiap apa yang kita katakan
Akan menjadi pelajaran bagi yang mendegar
Warisan yang takkan terputus
Taman keluarga yang kurindukan

Lantunan bersayap selalu menemani pagi
Daun yang berjatuhan
Menandakan keseimbangan ciptaan
Dia dia yang kecil menyuarakan suara hati
Raja dan ratu yang selalu mengawasi
Kita yang saling memiliki
Kita yang saling melengkapi
Ketidaksempurnaan menjadi tujuan

Ketakutan akan tidak setara
Harapan-harapan membentuk piramida
Membatasi benih-benih suci
dan selalu kematian yang mereka sesalkan
Kepercayaan sebatas ucapan
Takdir mereka yang tidak akan berubah

Harapan di ambang sadar
Merasa yakin dengan persiapannya
Di mana keadaan yang selalu disalahkan
Ketahuilah ada saat di mana kalian akan lari
Lari dari kesalahn yang kalian benci
Suara yang menggelegar akan mencarimu
Di ujung dunia sekalipun

Akar-akar ini akan selalu menerjang
Sampai pada akhirnya terhenti
Ratusan bahkan ribuan tahun
Kekuatan ini kelak akan diakui

Keturunan asli yang kucintai...
Selalu akan kucintai...

Tali Penantian : Suara lonceng ku dengar di pagi buta Tatapan mata yang kosong Pertanda hari yang tidak diharapkan datang Ratusan pi...


Tali Penantian :

Suara lonceng ku dengar di pagi buta
Tatapan mata yang kosong
Pertanda hari yang tidak diharapkan datang
Ratusan pijakan kaki yang dinanti
Lukisan dan tulisan yang akan dieksekusi

Bunga yang menunduk ketakutan
Burung yang meninggalkan sarangnya
Manusia yang lupa siapa diri sebenarnya
Sebuah cerminan kehidupan baru

Ku basuh muka ini dengan air
Penantian di atas manusia yang ditunggu
Seketika pandangan menjadi hitam
Aku melihat jiwa-jiwa yang hampir padam
Mencoba memanggil mereka
Hanya senyuman yang diberikan
Apa ini tempat terbaik yang sebagian orang inginkan?

Mata sesaat kembali terbuka
Memang ini kenyataan yang sebagian menipu
Tidak ada satupun kata yang ingin ku ucapkan
Hingga pada akhirnya
Tubuh tetjatuh kesakitan
dan kembali tenang

Nantinya aku adalah apa yang kamu lukis
Nantinya aku adalah apa yang kamu tulis

Budak filsuf : Bayang-bayang kegelapan Tak nampak namun bersebelahan Kita berdua tak lagi melihat cahaya Menjelajah waktu yang koson...


Budak filsuf :

Bayang-bayang kegelapan
Tak nampak namun bersebelahan
Kita berdua tak lagi melihat cahaya
Menjelajah waktu yang kosong

Apa makna ini semua?
Mereka selalu mencariku
Mereka selalu mengikutiku
Aku sama tersesat sepertimu

Jika saja mereka mengerti
Kaki ini selalu bertumpu bara api
Jika saja mereka merasakan
Tulang ini hancur tak terlihat
Jika saja aku mengatakan
Suara ini seperti deburan ombak
Datang dan pergi berserakan

Dimana tempat terbaik yang kita impikan
Hati yang enggan untuk peduli
Persimpangan yang selalu bersampingan
Membuat benar dan salah bukan menjadi jawaban

Kita berlari pada suatu titik nantinya
Bukan lagi dikejar oleh kematian
Tapi kita yang selalu ingin mengejar kematian

Tetaplah bersamaku
Mungkin takdir buruk selalu menemaniku
Percayalah suatu hari nanti
Luka ini akan mengering dan membekas
Takkan kubiarkan mereka melupakanmu

Tahun-tahun pembalasan

Sekilap Mata : Bawa diriku menyelam di dasar lautan Waktu yang tenang membuat ruang Sugesti mimpi buruk membelakangi bayang bayang R...


Sekilap Mata :

Bawa diriku menyelam di dasar lautan
Waktu yang tenang membuat ruang
Sugesti mimpi buruk membelakangi bayang bayang
Rasa takut seakan-akan sirna
Perlawanan bak fatamorgana

Paus biru itu pernah berpesan
"Ada waktu dimana kamu tidak lagi menginginkan apel yang manis
Tapi yang kamu inginkan hanya mati dengan sinis"

Mata ini langsung terpejam
Menyadari impianku yang berlebihan
Siapa diri ini dibanding mereka
Kosongkan pikiran kembali ke permukaan

Langkah berair ini mengingatkanku
akan perjalanan yang singkat ini
Kembalilah pulang,
Jika ingin pergi pergilah
Sang surya tidak akan pernah berdusta

Rahasia akan selalu menjadi rahasia
Kematian yang tertunda
Selalu menjadi sebuah jawaban
Jawaban tanpa mebutuhkan pertanyaan

Selamat tinggal teman lama

Sofa Merah : Dia datang untuk ketiga kalinya Tidak ada kata selain maaf yang kau lontarkan Selalu menganggap dirimu baik-baik saja I...


Sofa Merah :

Dia datang untuk ketiga kalinya
Tidak ada kata selain maaf yang kau lontarkan
Selalu menganggap dirimu baik-baik saja
Ingatan perlahan pulih kembali
Memutar pikiran dan hati
Engkau lah sang pujaan yang pernah hilang

Sungguh malang hidupmu
yang kau inginkan hanya sebuah kepastian
Tidak ingin mengerti apa itu kehilangan

Hentikan tangisanmu itu!
Kemarilah dan pandang mataku
Hidupku tidak akan lama di dunia ini
Bagaimanapun keadaanmu,
Aku rela membersihkan meja kerjaku
untuk semua masalahmu

Menginaplah di sini semalan
Akan kusediakan sofa dan selimut yang hangat untukmu
Ruangan kecil ini akan membuatmu selalu ingat,
Di mana kamu bisa berlindung
Berlindung dengan ketiadaan

Datanglah kembali,