yang kuasa menjadi-jadi
yang tiada dikoyak sepi
lampu kota payung malam
tak ada dingin yang menerjang
jiwa-jiwa lusuh, kusut, dan berlumut
gang sempit ukiran bata
penuh coretan munir tiap harinya
lagi-lagi si munir yang nestapa
pertigaan sudut jalan
kaki dua, kaki tiga, kaki lima
semua bercengkrama
sang sarjana membusungkan dada
sang sarjana lupa dengan ibunya
sang sarjana pura-pura beragama
sang sarjana ingin berkuasa dengar-dengar
dia muda mengembara ilmu jauh dan tinggi
bapak ibu berharap khawatir
sertifikat tanah diuangkan
kambing dan sapi pun jadi tumbal
bersujud sang ibu kepada Nya
pikiran bapak yang suka berjudi dengan Nya
wujud nyata harmoni
simfoni ciptaan saiful bahri
seraut wajah berparas ibu
terdengar nyaring kering di rumah kecil bertingkat
sejenak malam itu semua termenung
menunduk malu dan rindu
https://www.youtube.com/watch?v=5xVqz_DPlwo&ab_channel=JonnyKemod


Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances